PANDUAN PENGGUNAKajian Penanda Asumsi: Menimbang Dugaan dan Bukti
Banyak pembaca pemula ingin tahu: seberapa jauh sebuah pernyataan sudah diperiksa, dan seberapa besar sisanya masih bertumpu pada dugaan? Di sini kamu diajak membedah klaim lewat penanda asumsi, yakni menandai lebih dulu bagian yang punya landasan dan bagian yang belum. Alih-alih menerima mentah-mentah, kamu dibimbing menelusuri alurnya.
Menandai Klaim
Langkah pertama adalah mengenali kalimat yang mengandung pernyataan, lalu memberi tanda apakah pernyataan itu bersifat umum, spesifik, atau masih samar. Tanpa penandaan, semua kalimat terasa setara padahal bobotnya berbeda.
Melacak Asal
Setiap pernyataan idealnya punya jejak: dari mana ia berasal, kapan dicatat, dan apakah ada rujukan yang bisa diperiksa. Bila jejaknya tidak ditemukan, itu sendiri sudah menjadi informasi penting.
Hal yang perlu diperiksa
- Tandai kalimat yang memuat klaim sebelum menilainya lebih jauh.
- Pisahkan pernyataan yang bisa dilacak dari yang masih berupa dugaan.
- Catat dari mana informasi berasal dan kapan dicatat.
Jika masih ada yang belum jelas, tanyakan langsung kepada penyelenggara layanan tujuan sebelum melanjutkan. Informasi pada banner adalah materi promosi; ketentuan tertulis pada layanan tujuan tetap perlu dibaca.